Media Eropa Terkejut Sepak Bola Indonesia Berkembang Pesat
Skuad di lalu

NOBARTV NEWS – Media tepatnya , Deutsche Welle (DW) terkejut dengan perkembangan sepak bola Indonesia. DW menyebut sepak bola Indonesia yang sebelumnya dipenuhi kebobrokan – kini secara perlahan telah berubah dan berbenah.

Permasalahan dalam tubuh sepak bola Indonesia, seperti korupsi, inkompetensi, hingga kekerasan menurut DW telah berubah dan kini memiliki harapan baru. Bahkan, generasi sepak bola Indonesia di masa mendatang terbilang cerah dan memiliki prospek yang cukup menjanjikan.

“Generasi baru sepak bola Indonesia telah punya harapan baru. Selama bertahun-tahun, sepak bola Indonesia diwarnai dengan permasalahan inkompetensi, korupsi, dan kekerasan,” bunyi,” tulis DW.

Media tersebut menyebut faktor Shin Tae-Yong lah yang membuat masa depan Indonesia cerah. Sebagaimana diketahui, di bawah arahan pelatih asal Korea Selatan itu, peringkat yang sebelumnya berada di 175 dunia kini telah berada di peringkat 155. Hanya dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, Shin Tae-Yong telah mengangkat peringkat Indonesia sebanyak 20 tangga.

Berita Terkait:  Gara-gara Arhan, Petinggi Tokyo Verdy Ingin Kembangkan Bisnis di Indonesia

“Kini, pelatih kepala Shin Tae-yong dan generasi baru berusaha membangun image (yang lebih baik),” lanjut DW.

Selama melatih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong bisa dibilang sukses. Dengan bermaterikan mayoritas pemain muda, Shin Tae-Yong mampu membawa skuad Garuda menjadi finalis Piala . Saat itu, banyak kalangan meragukan komposisi skuad Garuda. Bahkan banyak yang menyebut Timnas Indonesia sulit untuk tembus ke babak semifinal.

Namun Shin Tae-Yong membungkam kritik tersebut. Meski pada akhirnya kalah di partai dari Thailand, namun penampilan Indonesia membuat nama Shin Tae-Yong semakin bersinar.

Begitupun dengan lalu. Shin Tae-Yong kembali mempersembahkan medali perunggu untuk . Mereka takluk dari babak semifinal ketika melawan Timnas Thailand. Namun di babak perebutan tempat ketiga, Shin Tae-Yong berhasil membawa dkk memenangi laga – setelah mempecundangi skuad asuhan Brad Maloney (pelatih ) di babak adu penalti.

Tetapi, yang paling membanggakan adalah ketika ia sukses menghantam di kandangnya ketika . Kemenangan tersebut bukan sekadar kemenangan biasa. Namun satu kemenangan atas – ditambah dengan kemenangan atas Nepal membuat Timnas Indonesia akhirnya kembali mentas di Piala setelah 15 tahun lamanya absen di kompetisi tersebut.

Berita Terkait:  Akun Instagram EAFF Sapa Penggemar Asal Indonesia, Kode Pindah Federasi?