Komentator Sepak Bola Bung Ahay Beri Saran untuk Skuad Garuda Jelang Hadapi Vietnam

Komentator Sepak Bola Bung Ahay Beri Saran untuk Skuad Garuda Jelang Hadapi Vietnam

NOBARTV NEWS – Laga panas antara Vietnam Vs Indonesia akan kembali tersaji pada leg kedua semifinal Piala besok malam. Komentator sepak bola Indonesia Bung ‘Ahay’ memberikan saran bagi jelang duel panas tersebut.

Sebagaimana diketahui, besok malam pukul 19.30 WIB, akan memainkan laga hidup mati melawan Vietnam. Laga tersebut akan dihelat di markas Vietnam Mỹ Đình Stadium. Di pertemuan sebelumnya (leg pertama), Marc Klok dkk sukses menahan imbang sang tamu 0-0.

kuis tebak skor 21 s/d 23 Januari

 

Sehingga di leg kedua ini, cukup bermain imbang minimal 1-1 untuk melangkahkan kakinya ke partai . Sebab sebagaimana peraturan yang berlaku, Piala AFF edisi 2022 masih menerapkan sistem gol tandang. Dengan demikian, skuad Indonesia cukup imbang 1-1 atau lebih untuk menyegel tiket ke seperti yang diraihnya pada edisi sebelumnya.

Nah, dalam laga nanti, komentator sepak bola Indonesia atau Bung Ahay memiliki saran untuk skuad . Minimal, Marc Klok dkk masih bisa bermain sama baiknya seperti di leg pertama kemarin. Karena berdasarkan fakta dan data, Indonesia tampil memukau meski kalah dalam segi penguasaan bola pada leg pertama kontra Vietnam di GBK.

Berita Terkait:  Jelang ‘El-Clasico’ Melawan Persib Bandung, Pelatih Persija Cemas dengan Nasib 2 Anak Asuhnya di Timnas Indonesia

Lini bertahan yang diemban oleh trio Fachruddin, Amat, dan Ridho sangat solid. Tak satupun serangan berbahaya yang diterima oleh penjaga gawang Nadeo berkat kehadiran tiga center bek tersebut.

Di lini tengah, Marc Anthony Klok dan bermain baik dengan umpan terukur mereka. Adapun di lini depan, beberapa kali dan Marselino Ferdinan memberikan efek kejut kepada barisan pertahanan anak asuh itu. Maka daripada itu, setidaknya, mereka harus bisa bermain apik seperti leg pertama kemarin untuk membuka peluang lolos ke fase berikutnya ( Piala ).

Bagi Bung Ahay, Thailand dan Vietnam sama-sama tim kuat dan berada di atas Indonesia. Namun level Indonesia dengan dua negara tersebut tidak jauh berbeda. Dalam artian, untuk mengalahkan Vietnam bukanlah hal yang mustahil bagi skuad Garuda.

“Sebenarnya sama seperti Vietnam atau Thailand main di sini (Indonesia), tetapi biar bagaimanapun mereka bukan Prancis atau Argentina. Masih selevel lah. Mereka sedikit lebih baik, tapi tidak jomplang banget. Masih Asia Tenggara, mereka lebih baik tapi tidak jauh-jauh juga,” kata atau Bung Ahay.

Berita Terkait:  Diduga Kesal Karena Ingin Keluar dari AFF, Indonesia Tak Diundang VFF di Turnamen Thanh Nien Cup 2022

Bung Ahay menyarankan agar mental skuad Garuda lebih kuat lagi ketika pertandingan nanti.

“Tinggal kuat-kuatan mental saja, kalau lebih kuat bisa memenangi laga. Bukan hal yang baru mengalahkan mereka di sana. Tahun 2004 kita menang 3-0, 2016 digempur habis-habisan kita bisa juga (imbang 2-2),” tambahnya.

“Kalo lini belakang sudah oke, organisasi bagus. Cuma kita tak punya finisher saja. Umpan Jordi Amat itu Eropa banget. Itu yang tidak kita miliki dari pemain belakang kita. Kebanyakan cuma bisa menghalau bola dan menjaga orang. Jordi Amat bisa build-up, bisa kasih pelayanan yang bagus, lalu jadi peluang.”

“Kalau ada peningkatan di lini depan, peluang kita cukup besar untuk bisa lolos ke final. Bukan hal mustahil, karena bukan menghadapi Prancis, Jerman, , Korea, Arab Saudi. Masih selevel, walaupun di atas tapi tidak jauh-jauh amat,” pungkasnya.

Join situs Komunitas Fans Bola NOBARTV.CO.ID - Ada beragam Kuis Tebak Skor (KTS) setiap akhir pekan & even berhadiah jutaan rupiah setiap bulannya [ DAFTAR ]. Cek informasi lebih lanjut : cara mendapatkan poin, klasemen poin bulan ini , pemenang even Oktober

Related Articles

Responses

  1. Setuju sama bung ahay, yang terpenting jangan takut dulu sebelum bertanding. Intinya bermain secara maksimal InsyaAllah akan meraih kemenangan,finishing diperbaiki dan lini tengah lebih berani menguasai bola.bermain dengan sabar dari kaki ke kaki, menggunakan umpan terupas, jangan egois, dan mental harus lebih kuat lagi.