Jelang Kualifikasi Piala Asia, Berikut Rekor Pertemuan Indonesia vs Yordania
Bagus Kahfi saat melawan Timnas

NOBARTV NEWS – Alih-alih berada di grup yang dihuni tim lemah, Timnas justru tergabung di grup neraka. Sebelumnya, Indonesia sukses mengunci pot 3 untuk Kualifikasi nanti. Sayang, mereka harus menghadapi tim kuat seperti Yordania dan .

Skuad asuhan Shin Tae-Yong dijadwalkan akan bertemu Kuwait dalam laga pembuka grup A Kualifikasi Piala Asia. Setelah itu, barulah mereka bertemu dengan . Di laga terakhir, Ricky Kambuaya dkk akan meladeni – yang secara peringkat, Indonesia lebih diunggulkan.

Di grup A Kualifikasi Piala Asia tersebut, Indonesia berada di peringkat ketiga terbaik – jika mengacu pada rangking FIFA.

Yordania menjadi tim terbaik dengan menempati posisi 90, disusul Kuwait di posisi 143. Sedangkan Indonesia tertahan di posisi 160.

Sebagai tim yang paling diunggulkan, Timnas Yordania cukup ditakuti oleh lawan-lawannya. Rekor pertemuan skuad dengan tim yang diarsiteki oleh Adnan Ahmad ini pun berakhir dengan keunggulan tim Arab.

Dari total empat pertemuan yang sudah dilakoni, Timnas Yordania memborong semua laga dengan kemenangan. Mereka berhasil mengemas 12 gol dan hanya kebobolan sebanyak 2 kali.

Pertemuan pertama terjadi pada 12 Februari tahun 2004 lalu. Saat itu, mampu mencetak satu gol dan dibobol sebanyak dua kali. Timnas Indonesia kalah tipis 1 – 2.

Kemudian, di laga keduanya, pada 28 Agustus 2011, Yordania menang dengan skor 1 – 0. Gol dicetak oleh Abdullah Deeb.

Jika berjalan sesuai rencana, para pemain keturunan Timnas Indonesia sudah bisa turun dalam laga ini. Sehingga, skuad Indonesia bisa menahan atau setidaknya memberi perlawanan terhadap tim dengan peringkat 90 dunia.

Berikut rekor pertemuan kedua tim :

12 Februari 2004: Yordania 2-1 Indonesia (Hassouna Sheikh, Moayad Salim – )

28 Agustus 2011: Yordania 1-0 Indonesia (Abdullah Deeb)

31 Januari 2013: Yordania 5-0 Indonesia (Mahmoud Zatara, Khalil Bani Attiah 41 dan 90, Adnan Adous, Saeed Murjan)

11 Juni 2019: Yordania 4-1 Indonesia (Baha’ Faisal, Ahmad Ersan, Yousuf Al Rawashdeh, Hamza Al Daradreh – Alberto Goncalves)