Ilija Spasojevic, Top Skor BRI Liga 1 yang Gagal Gaet Hati Shin Tae-Yong
Selebrasi Ilija Spasojevic usai menjebol gawang lawan

NOBARTV NEWS resmi berakhir. Tiga tim sudah dipastikan terdegradasi ke kasta kedua. Dan si pemuncak klasemen dipastikan merengkuh gelar untuk kedua kali.

Persiraja Banda Aceh, , dan Lamongan adalah tiga tim terbawah yang harus turun kasta ke divisi ke-dua Liga Indonesia. Poin yang mereka miliki tidak mampu menggungguli tim-tim di atasnya.

Nasib sial lebih diderita oleh tim asal Papua, Persipura Jayapura. Poin yang mereka miliki sama dengan . Namun, karena kalah head to head, maka mereka dipaksa meninggalkan kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Bali United untuk kedua kalinya keluar sebagai . Striker mereka, Ilija Spasojevic menjadi pencetak gol terbanyak di musim ini. Total, 22 gol yang dicetak oleh pemain naturalisasi Timnas Indonesia tersebut.

Meski demikian, gol-gol yang dicetak Spasojevic belum mampu meluluhkan hati pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong.

Shin Tae-Yong mengangumi sosok Spasojevic sebagai striker dengan penyelesaian akhir yang sangat baik. Namun pelatih asal itu lebih memilih nama Ezra Walian, Dedik Setiawan, dan Hanis Saghara untuk bermain di Piala AFF tahun lalu.

Usut punya usut, Spasojevic tidak masuk rencana Shin Tae-Yong karena usianya yang sudah tidak muda lagi. Coach Shin lebih menyukai meski belum memiliki pengalaman yang cukup. Ia suka memoles pemain muda karena menurutnya, pemain muda lebih mudah untuk dibentuk.

“Memang, Ilija Spasojevic sempat saya panggil untuk beberapa kali pemusatan latihan Timnas Indonesia. Saat ini, performanya di BRI Liga 1 cukup baik,” jelas Shin Tae-Yong tahun lalu.

“Dia juga menjadi top scorer sementara BRI Liga 1. Namun, pergerakan yang saya inginkan dengan gaya permainan dia itu berbeda. Dia juga sudah berumur. Saya mengakui kemampuan Ilija Spasojevic,” lanjut coach Shin.

Namun, jika berkaca pada musim ini, Ilija seharusnya dipanggil PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia di mendatang. Ia bisa menjadi salah satu dari 3 pemain di atas umur 22 tahun yang diikutsertakan selain nama Marc Klok yang sudah lebih dulu dipastikan ikut.

Bukan hanya di SEA Games saja, di Kualifikasi Piala 2023 nanti, Ilija sangat layak untuk menghuni posisi depan Timnas Indonesia. Pengalaman serta daya jelajah dan tentunya penyelesaian akhir yang tidak dimiliki pemain muda Indonesia ada pada dirinya.

Namun sekali lagi, Shin Tae-Yong lah yang memutuskan apakah pemain kelahiran itu pantas untuk membela Timnas Indonesia. Dan yang jadi pertanyaannya adalah, apakah Shin Tae-Yong akan tetap mengabaikannya? Meski ia pencetak gol terbanyak dan merengkuh gelar keduanya di klub yang sama?