Gawat, Skuad Pilihan Shin Tae-Yong untuk Piala AFF U-23 Diragukan Banyak Orang
Shin Tae-Yong ketika konferensi pers pada Piala AFF 2020 tahun lalu

NOBARTV NEWS – Publik kembali dibuat ragu oleh pelatih , Shin Tae-Yong. Pasalnya, dari 29 nama yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan di Bali, beberapa pemain tidak memiliki jam terbang sama sekali.

Keraguan tersebut cukup berdasar. Pasalnya beberapa nama yang dipanggil oleh Shin belum memberikan bukti di level klubnya. Publik menginginkan Indonesia U-23 kembali merengkuh gelar. Berstatus sebagai bertahan, Shin Tae-Yong seharusnya sadar jika publik tidak ingin Timnas Indonesia kecolongan pada turnamen ini. Jika nanti Indonesia gagal mempertahankan gelar, semuanya tentu sudah tahu siapa yang harus disalahkan.

Alih-alih memilih pemain yang cukup kompeten dan tampil impresif bersama klubnya, Shin malah sebaliknya. Publik tahu Shin sedang ingin bereksperimen, namun untuk sekelas turnamen antara negara Asean ini sebaiknya ia tidak melakukannya.

Nama-nama seperti Taufik Hidayat, Genta Alparedo, Eka Febri, Kanu Helmiawan, Achmad Figo, dan belum memberikan bukti konkret di level klub masing-masing. Di klubnya, keenam nama tersebut tidak tampil maksimal. yang tampil menawan bersama 1973 justru ditinggalkan.

Namun, jika berkaca pada turnamen sebelumnya (Piala AFF 2020), sepertinya kita tidak boleh terlalu dini untuk menghakiminya. Di turnamen tersebut Shin Tae-Yong bahkan membawa banyak pemain mudanya. Media luar negeri bahkan sudah yakin jika Indonesia hanya akan menjadi bulan-bulanan di fase .

Lalu apa yang terjadi?

Skuad Garuda yang dipimpin oleh Evan Dimas tersebut keluar sebagai juara grup. Bukan hanya itu, pemain yang memiliki rata-rata usia 23,8 tahun itu bahkan mencapai babak !

Meski kemudian dikandaskan Thailand, adakah orang yang yang meragukan sosok Shin Tae-Yong sesudahnya? Semuanya membela. Semuanya bangga dengan sama-sama membuat hastag #StyStay.

Mari berharap kepada skuad yang sudah terpilih. Bukan Shin Tae-Yong namanya jika tidak membuat kejutan. Semoga kita rengkuh kembali. Dengan begitu, tidak hanya gelar yang kita dapatkan, namun banyak pemain yang akan menjalani debut dan mendapatkan panggung untuk disaksikan banyak orang. Bahkan, bisa saja di turnamen nanti Indonesia kembali menelurkan pemain hebat seperti Dewangga atau Pratama .

Viva Indonesia!