Gagal ke Semifinal Piala AFF U-19, Suporter Kesal dan Bakar Flare di Stadion
Flare di akhir laga vs Myanmar

NOBARTV NEWS – Usai dinyatakan gagal melaju ke babak semifinal U-19, netizen mengeluh dan menyoroti sepak bola gajah yang dimainkan oleh Thailand dan . Bukan itu saja, Suporter yang hadir di stadion meluapkan kekesalannya dengan membakar flare – meski di laga sebelumnya sudah dilarang oleh panitia dan juga federasi sepakbola Indonesia (PSSI).

Kegagalan Indonesia melaju ke babak semifinal dipengaruhi oleh hasil antara dan Thailand. Karena keduanya bermain imbang 1 – 1, U-19 tersingkir karena kalah secara head to head. Padahal, tiga tim tersebut memiliki poin yang sama yakni 11. Andaikata peringkingan dipatok dengan agresivitas gol, maka Indonesia menjadi tim yang dijamin lolos karena menjadi tim paling produktif sepanjang fase grup.

Terkait flare, suporter sempat mendapatkan teguran oleh PSSI dan juga sang Shin Tae-Yong. Saat itu, tengah melakoni matchday pertama melawan . Usai laga, suporter menyalakan flare dan menimbulkan protes keras dari berbagai kalangan.

Berita Terkait:  Ditanya Kapan 4 Pemain Keturunan Indonesia Bisa Membela Timnas, Begini Jawaban PSSI

Budiman Dalimunthe selaku Divisi Pembinaan Suporter PSSI mengancam suporter yang kedapatan membakar flare. Tak main-main, hukuman larangan masuk seumur hidup menanti sang pembakar flare.

“Saya belum cek, pelaku yang kemarin baru sekadar ditangkap dan diusir. Berikutnya, kami akan menemui teman komunitas akan dikasih peringatan, atau hukuman,” papar Budiman waktu itu.

“Kejadian berikutnya kami akan koordinasi dengan pihak keamanan. Bisa diinformasikan juga ke semua tiket provider yang bekerja sama dengan PSSI atau sampai ke klub-klub juga,” ujarnya menambahkan.

Begitu juga dengan Shin Tae-Yong. Pelatih asal itu memohon agar suporter tidak melakukan hal serupa. Sebab pembakaran flare di dalam stadion bisa membuat FIFA menjatuhkan hukuman kepada Timnas Indonesia dan juga federasi.

“Petasan di akhir laga (vs Vietnam) mengurangi fokus pemain kami. Oleh karena itu, saya mohon tidak dilakukan,” ujar Shin Tae-Yong usai laga melawan Vietnam

“Apalagi dari FIFA pun memberi sanksi besar dan keras,” tutupnya.

Namun, di laga semalam, suporter Indonesia yang tergabung dalam Ultras kembali melakukan hal serupa. Tribun selatan Stadion Patriot, Candabraga Bekasi pun memerah.

Berita Terkait:  Coach RD Tentang Bagas Kaffa ke FC Tokyo : Hanya Sebatas Rumor

Pihak Ultras Indonesia sendiri belum berkomentar terkait hal ini (flare di laga melawan Myanmar). Namun semoga di pertandingan berikutnya, suporter bisa lebih bijak dengan menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal seperti itu – atau hal-hal lainnya yang bisa merugikan Timnas Indonesia itu sendiri.