Eks Deputi Sekjen PSSI Sebut Program Naturalisasi Langgar Undang-undang, Kenapa?

Eks Deputi Sekjen PSSI Sebut Program Naturalisasi Langgar Undang-undang, Kenapa?

NOBARTV NEWS – Pernyataan mengejutkan datang dari Fanny Riawan. Fanny menyebut program naturalisasi pemain Timnas menyalahi aturan – bahkan melanggar undang-undang.

Sebagaimana diketahui, PSSI, Menpora, dan RI termasuk pemerintah RI tengah melakukan upaya naturalisasi pemain Timnas . Setelah sukses meresmikan Jordi Amat dan sebagai Warga , PSSI kini sedang berusaha agar proses naturalisasi Shayne Pattynama selesai tepat waktu. Sebab tiga pemain tersebut diproyeksikan tampil membela Timnas di Piala Asia 2023.

kuis tebak skor 21 s/d 23 Januari

 

Selain tiga pemain senior tersebut, PSSI juga sedang mengupayakan tiga pemain muda lainnya yakni Justin Hubner, Ivar Jenner, dan Rafael Struick. Ketiga pemain muda tersebut diharapkan sudah bisa tampil membela Timnas Indonesia di 2023. Di turnamen akbar itu, Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah.

Secara kualitas, keenam pemain tersebut sudah dinilai langsung oleh Shin Tae-yong. Meski banyak pemain keturunan yang ingin membela Indonesia, namun hanya enam nama tersebut yang disetujui oleh sang pelatih. Saat ini, ke-enam pemain tersebut berkarier di luar negeri.

Berita Terkait:  STY Minta Suporter Banjiri Stadion GBK, Janji Berikan Permainan Keren dan Tak Mengecewakan

Jordi Amat di Malaysia bersama Johor Darul Takzim, Sandy Walsh di Belgia dengan KV Mechelen, sementara itu Shayne Pattynama di FK.

Adapun tiga pemain muda yakni Justin Hubner (, Wolverhampton Wanderers), Rafael Struick (, ADO Den Haag), dan Ivar Jenner (, FC Utrecht).

Akan tetapi, di saat proses naturalisasi tersebut sedang berjalan, Fanny Riawan angkat bicara. Menurutnya, proses naturalisasi pemain Timnas Indonesia saat ini menyalahi aturan atau undang-undang.

“Bicara soal naturalisasi, saya orang yang sangat tidak setuju karena naturalisasi yang terjadi hari ini adalah naturalisasi dengan agenda bukan naturalisasi 100 persen untuk Merah Putih,” kata Fanny Riawan, Sabtu 14 Januari kemarin.

“Undang-undang kita adalah single kewarganegaraan. Kalau tujuan naturalisasi hanyalah untuk mengejar prestasi berarti melanggar UU Kewarganegaraan,” ujarnya menambahkan.

Secara blak-blakan, Fanny menyebut naturalisasi saat ini abal-abal karena menurutnya terdapat pelanggaran dalam prosesnya.

“Naturalisasi yang terjadi di Indonesia bukan naturalisasi asli tapi naturalisasi abal-abal, yang menjadi abal-abal adalah pelanggaran Warga ,” katanya lagi.

Berita Terkait:  Comeback Sensasional Tentukan Timnas Indonesia Juara Piala AFF

“Maksud saya gini, kalau mau naturalisasi, Garuda di dadaku, 100 persen Merah Putih, tapi kalau naturalisasinya hanya untuk kepentingan tertentu, saya mempertanyakan betul dan itu melanggar undan-undang Warga Negara kita,” tutupnya kemudian.

Join situs Komunitas Fans Bola NOBARTV.CO.ID - Ada beragam Kuis Tebak Skor (KTS) setiap akhir pekan & even berhadiah jutaan rupiah setiap bulannya [ DAFTAR ]. Cek informasi lebih lanjut : cara mendapatkan poin, klasemen poin bulan ini , pemenang even Oktober

Related Articles

Responses