Duet Mematikan Indonesia Siap Porak-porandakan Pertahanan Timor Leste

NOBARTV NEWS – Ronaldo Kwateh dan Marcelino Ferdinan adalah dua nama baru di skuad Timnas Indonesia U-23. Keduanya akan menjadi momok menakutkan bagi tim lawan. Jika tidak ingin kecolongan, Timnas Timor Leste wajib mewaspadai duet mematikan ini.

Duet mematikan Marcelino Ferdinan dan Ronaldo Kwateh bisa menjadi pilihan tepat Shin Tae-Yong menghadapi Timnas Timor Leste nanti malam. Kedua pemain yang memukau di klub masing-masing yakni Persebaya Surabaya dan itu berpeluang tampil sejak menit pertama. Shin Tae-Yong harus memberikan keduanya kesempatan tampil demi kemenangan Timnas Indonesia.

Pemanggilan kedua nama di atas bukan sembarangan. Kedua pemain tersebut adalah pilihan langsung dari Shin Tae-Yong. Potensi yang dimiliki keduanya mampu memikat pelatih yang pernah membawa Timnas Korea Selatan mengalahkan Timnas pada Piala Dunia 2018 lalu.

Ronaldo Kwateh sendiri sudah membuktikan kualitasnya meski masih berusia muda. Pemain 17 tahun itu sukses mencetak 5 gol hanya dari 3 pertandingan saja ketika bertanding dengan Timnas Indonesia U-18 di pada November tahun lalu. Sedangkan Marcelino Ferdinan terpilih karena keterlibatannya di Persebaya Surabaya cukup penting dan sering menjadi pilihan pelatihnya di sana (Persebaya Surabaya).

Piala di nanti bisa menjadi panggung untuk duet mematikan ini. Shin Tae-Yong harus memainkan keduanya nanti malam guna memberikan chemistry antar keduanya. Sebab, semakin sering pemain bermain dalam waktu yang bersamaan, maka chemistry atau kedekatan antara mereka akan terhubung dengan baik. Jika chemistry sudah tercipta, maka permainan akan berjalan dengan baik.

Kelak, publik sepak bola Indonesia sepertinya akan lebih akrab jika menyebut duet ini dengan sebutan ‘Duet Suramadu.’ Suramadu sendiri merujuk pada jembatan penghubung antara Surabaya dengan Pulau Madura.

Sejauh ini, Marcelino Ferdinan sudah mencetak empat gol dan lima assist di klubnya, Persebaya Surabaya. Tendangan geledek nan keras menjadi senjata utamanya. Semoga pemanggilan pemain yang berusia sama dengan Ronaldo Kwateh ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Shin Tae-Yong. Kalaupun nanti duet keduanya tidak terjadi, semoga di pertandingan selanjutnya duet memautkan ini bisa terwujud.

Adapun pertandingan nanti malam akan disiarkan secara langsung di stasiun televisi swasta. Akan tetapi, penonton yang ingin menyaksikan secara langsung masih harus bersabar karena belum diperbolehkan.

Adapun yang akan diandalkan oleh Shin Tae-Yong pada babak pertama nanti sebagai berikut :
Ernando Ari; Bayu Fiqri, Fachrudin Aryanto, , Edo Febriansyah; Rachmat Irianto; Terens Puhiri, Ramai , Evan , Ricky Kambuaya; Dedik Setiawan.

Namun, ketika ditanya oleh wartawan terkait line up yang akan diturunkan, begini jawaban tegas Shin Tae-Yong.

Dilansir dari okezone, “Saya minta maaf tidak bisa kasih tahu ke wartawan. Tetapi, bisa lihat langsung ke stadion siapa yang main pertama. Saya selama ini tak pernah melihat pelatih memberi tahu duluan siapa yang dimainkan, jadi saya begitu juga.” Tegasnya.

“Memang dari wartawan, jika pelatih kepala memberi tahu siapa yang diturunkan dan dimainkan bakal dijadikan bahan untuk membuat berita. Tetapi, dari pihak pelatih kepala itu sangat hati-hati karena sama saja itu memberi tahu taktik kami kepada lawan.” Lanjut pria yang biasa disapa dengan sebutan coach Shin itu.

Selain taktik yang akan digunakan, setiap pelatih memang diwajibkan untuk menyembunyikan nama-nama pemain yang akan diturunkan. Hal itu bertujuan agar taktik tidak bocor ke tim lawan. Jika hal itu tidak dilakukan atau bocor dengan tidak disengaja, maka tim lawan dengan mudah mengantisipasi permainan kita sejak awal. Sebab dari komposisi pemain yang diturunkan, akan membuat pelatih lawan tahu taktik musuh sejak awal.