Dua Bek Tengah yang Diprediksi Akan Menjadi Pilihan Utama Shin Tae-Yong
dalam satu sesi latihan

NOBARTV NEWS – Jelang bergulirnya Piala U-23, Shin Tae-Yong memanggil lima bek tengah yang akan bersaing menjadi palang pintu terakhir sebelum penjaga gawang. Mereka adalah Alfeandra Dewangga, , Komang Tri Arta, Kakang Rudianto, dan Muhammad Ferarri.

Tiga nama terakhir memang terdengar sedikit asing di telinga. Namun, bukan Shin Tae-Yong namanya jika tidak memiliki alasan besar di balik pemanggilannya. Kelima nama tersebut nantinya akan bersaing untuk menjadi skuad utama. Dan sisanya bisa jadi pelapis, atau bahkan dicadangkan untuk waktu yang tidak sebentar jika skuad utamanya tampil cemerlang.

Hanya Alfeandra Dewangga yang bisa dipastikan mengisi satu posisi bek tengah. Bermain cemerlang sejak kemarin, Dewangga menjadi satu nama yang sulit digantikan. Ia selalu bermain penuh ketika bertanding.

Selain Dewangga, ada nama Rizky Ridho yang meski sering masuk sebagai pemain pengganti, namun pengalamannya dengan tim senior sudah menjadi nilai plus di mata Shin Tae-Yong. Kedua nama tersebut diprediksi akan diduetkan sebagai pemain inti pada laga AFF U-23 nanti.

Namun kita tidak bisa melupakan sosok Kakang Rudianto. Pemain muda jebolan Garuda Select itu bahkan sudah mencetak satu gol di laga debutnya dengan Bandung. Bermain sejak menit pertama ketika menghadapi 1973, Kakang sukses menjadi penentu laga. Maka, Rizky Ridho maupun Dewangga harus siap jika nantinya Kakang lebih bersinar.

Dua nama lainnya yakni Komang Tri Arta dan Muhammad Ferarri sama sekali belum memiliki caps bersama Timnas Indonesia U-23. Namun di klub masing-masing, keduanya sudah mendapatkan jam terbang yang cukup meskipun masih harus bersaing keras dengan pemain lainnya. Saat ini, Komang Tri Arta tercatat sebagai pemain Borneo FC sedangkan Muhammad Ferarri bermain untuk .

Kira-kira siapa yang akan mengisi posisi inti bek tengah Timnas Indonesia? Dewangga, Rizky, Komang Tri, Ferrari, atau Kakang? Siapapun ia, semoga mampu mengemban tugas dengan sebaik-baiknya. Sehingga, di kemudian hari PSSI tidak akan gusar karena pemain belakang kita sering menjadi bulan-bulanan.