Ditumpas Vietnam 2-0, STY Salahkan Kondisi Lapangan My Đình Stadium

Ditumpas Vietnam 2-0, STY Salahkan Kondisi Lapangan My Đình Stadium

NOBARTV NEWS – Kegagalan STY bersama Timnas Indonesia di memperpanjang rekor buruk sang pelatih bersama Timnas Indonesia. Pasalnya, Piala AFF menjadi kali keempat ia gagal mempersembahkan gelar bagi skuad Garuda. Namun khusus untuk , STY menyalahkan kondisi lapangan sebagai biang keladi kekalahan timnya.

Sebagaimana diketahui, tadi malam Timnas Indonesia dijamu Vietnam dalam leg kedua semifinal Piala AFF 2022. Di pertemuan pertama di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Timnas Indonesia menahan skuad Vietnam 0-0.

kuis tebak skor 21 s/d 23 Januari

 

Sayang, permainan baik Indonesia di leg pertama gagal diperlihatkan lagi ketika bermain di hadapan puluhan ribu suporter tuan rumah. Bermain di Mỹ Đình Stadium, dkk tumbang dengan skor akhir 2-0. Skor agregat 2-0 itu membuat skuad Garuda gagal melangkahkan kakinya ke partai . Kegagalan tersebut menjadi kali kedua Tae-yong meraih hasil buruk di dua edisi Piala AFF bersama Timnas senior. Namun di Piala AFF edisi sebelumnya (2020), prestasi yang diraihnya jauh lebih baik karena saat itu skuad Garuda lolos hingga partai puncak.

Berita Terkait:  Sandy Walsh Yakin Shin Tae-yong Bisa Bawa Indonesia ke Piala Dunia

Atas hasil buruk tadi malam, meminta maaf kepada seluruh fans Timnas Indonesia. Namun lebih dari itu, sang pelatih menyoroti masalah lainnya yang membuat timnya bisa kalah. Kata , buruknya stadion My Đình menjadi penyebabnya.

Kata Shin, ketika bermain di Indonesia, kedua tim bermain di rumput bagus dan indah (Gelora Bung Karno). Sementara itu, ketika bermain di kandang Vietnam, rumput yang digunakan tidak sebaik di leg pertama itu.

“Vietnam sudah terbiasa bermain di stadion ini, sedangkan kami masih merasa asing. Saya juga selalu mengingatkan para pemain untuk berhati-hati terutama di 5 menit pertama dan 5 menit terakhir,” kata Shin Tae-yong.

“Selain itu kami juga tidak beradaptasi dengan baik hari ini. Saat kami bermain di sini dan lapangannya lebih baik dari sekarang. Di leg pertama kami bermain bagus di atas rumput indah Stadion ,” ujarnya menambahkan.

Nasib Shin Tae-yong pun kini kembali dipertanyakan. Sebagaimana diketahui, kontrak sang pelatih akan berakhir pada akhir tahun ini. Masih ada beberapa turnamen penting yang harus diemban Shin bersama Timnas Indonesia. Seperti dan bersama skuad Garuda muda. Lalu ada 2023 di Kamboja. Adapula di China. Dan yang paling bergengsi bagi Timnas senior adalah Piala Asia 2023.

Berita Terkait:  STY Sebut Skuad Garuda Harus Juara Piala AFF sebagai Balas Budi pada Ketum PSSI

Berikut empat turnamen terakhir Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia di berbagai kelompok umur:

1. Piala AFF 2020 : Runner-up

2. 2022 : Tiga

3. Piala 2022 : Fase Grup

4. Piala AFF 2022 : Semifinal

Join situs Komunitas Fans Bola NOBARTV.CO.ID - Ada beragam Kuis Tebak Skor (KTS) setiap akhir pekan & even berhadiah jutaan rupiah setiap bulannya [ DAFTAR ]. Cek informasi lebih lanjut : cara mendapatkan poin, klasemen poin bulan ini , pemenang even Oktober

Related Articles

Responses