Demi Tingkatkan Fisik, Timnas Indonesia U-19 Diminta Naik Turun Perbukitan
Kwateh tengah berlatih dan diamati langsung oleh pelatih U-19, Shin Tae-Yong

NOBARTV NEWS – Berbagai metode pelatihan dilakukan staf pelatih Timnas buntut dari kekalahan telak atas Selatan, kemarin. Tak tanggung-tanggung, kekalahan telak dua kali membuat pelatih Timnas Indonesia mengevaluasi secara besar-besaran terutama aspek fisik Timnas muda Indonesia.

Shin Tae-Yong mengeluhkan fisik Timnas Indonesia U-19 yang dirasanya masih sangat kurang. Hal itu tampak di laga kedua Indonesia U-19 kontra Korea Selatan. Meski mengalami kekalahan, Shin Tae-Yong tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya – karena telah memberikan permainan berbeda, tidak seperti laga pertamanya kemarin.

Namun, pelatih asal Korea Selatan itu tetap menyoroti aspek fisik Timnas Indonesia. Karena fisik adalah hal utama yang harus dimiliki setiap pesepakbola profesional. Tanpa fisik yang baik, bola akan mudah dikerubuti lawan.

Berbicara masalah fisik, salah satu pemain anyar Barcelona, Adama Traore adalah pesepakbola dengan fisik yang sangat baik. Bukan sekedar memiliki tubuh yang kekar, Traore juga memiliki keunggulan dalam hal dribbling dan olah bola.

Maka daripada itu, Shin Tae-Yong membuat menu khusus untuk Timnas Indonesia U-19 demi meningkatkan fisik mereka.

Tak tanggung-tanggung, muda Indonesia naik turun bukit. Untuk mencapai puncak bukit, para pendaki harus menempuh jarak sekitar 2 kilometer. Ditambah ketika turun bukit, maka total jarak yang ditempuh adalah 4 kilometer.

Pelatih fisik Timnas Indonesia mengungkapkan hal ini dilakukannya demi meningkatkan fisik Timnas Indonesia. Baginya, latihan menyusuri bukit lalu menuruninya adalah latihan yang sangat baik. Fisik akan lebih baik setelah melakukan aktivitas tersebut.

“Tadi saya berbicara dengan beberapa pemain kenapa kalian latihan di sini dan latihan dengan sangat keras,” ujar pelatih fisik Timnas Indonesia, .

“Ini demi kalian agar tahu seharusnya kalian harus bekerja keras,” tambahnya lagi.

Gelandang , mengaku gembira dengan metode melatih pelatih fisik Timnas Indonesia tersebut. Menurutnya, latihan ini begitu menyenangkan karena mereka bisa latihan sekaligus menikmati pemandangan selama berlatih.

“Alhamdulillah melelahkan, tetapi hatinya tetap senang. Menikmati gunung di Korea,” ujarnya.

“Tadi luar biasa, teman-teman kompak, kita naik sama-sama, turun juga sama-sama. Luar biasa buat latihan sore hari ini, tetap fokus dan semangat. Tetap maksimal,” tutup Alfriyanto Nico.