CEO PSIS Tantang Anak Muda Semarang untuk Ikuti Jejak Arhan
Selebrasi gol

NOBARTV NEWS – Pelepasan Pratama Arhan dari PSIS Semarang ke Tokyo Verdy tidak hanya dihadiri oleh elit PSSI saja. CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi turut hadir dalam acara yang berlangsung di markas PSSI itu. Tak lupa, sang agen yang membawa Arhan ke , ikut pula bergabung bersama mereka.

Yoyok Sukawi dalam kesempatannya mengaku kagum dengan sosok Arhan. Ia merasa bahagia dan bangga sudah mengantar Arhan sampai saat ini.

Arhan tumbuh dan dibina di akademi PSIS Semarang. Hingga kemudian bakatnya tercium oleh tim nasional. Tidak sampai di situ saja, penampilan apiknya bersama Laskar Mahesa Jenar dan Indonesia membuat banyak orang mengelu-elukan namanya.

“Saya sangat berbahagia, mengantar Pratama Arhan dari PSIS ke Tokyo Verdy,” ujar Yoyok Sukawi.

Yoyok pada kesempatan sebelumnya mengaku ikhlas melepas kepergian Arhan – meski, ia (Arhan) sangat dibutuhkan oleh tim asal kota Semarang itu. Bahkan, Arhan dari PSIS ke Verdy tanpa mengeluarkan uang sepeserpun.

“Kami dari keluarga besar PSIS mengucapkan terima kasih, ini karena program-program PSSI yang dimulai dari kelompok usia muda (seperti Elite Pro Academy dan Soeratin) sampai Senior,” tambah Yoyok.

Ia berharap Arhan tidak menjadi orang terakhir PSIS yang berkarir di luar negeri. Ia mendorong anak-anak muda yang saat ini menimba ilmu di akademi PSIS agar menjadikan Arhan sebagai teladannya. Bahkan, kalau bisa, lebih baik dari Arhan.

“Mudah-mudahan kedepannya akan muncul┬áPratama Arhan berikutnya.” Lanjutnya.

Meski demikian, hingga saat ini Yoyok mengaku belum ada anak muda PSIS Semarang yang selevel dengan Arhan. Tapi, ia tetap berharap di masa mendatang ada sosok yang bisa melampauinya.

“Tidak ada pemain di PSIS yang bisa selevel Arhan, tapi saya yakin banyak anak-anak pemain sepak bola yang akan terus berusaha untuk itu.” Jelas Yoyok.

Pada musim ini, Arhan hanya memainkan 9 laga bersama PSIS Semarang. Hal ini disebabkan namanya selalu terpilih untuk membela Timnas Indonesia. Sejak sampai bulan lalu. Jadwal turnamen dan liga yang berbenturan membuat Arhan harus memilih satunya.

Bahkan, untuk ajang nanti, Shin Tae-Yong sudah berencana untuk memanggil pemain kelahiran 21 Desember 2001 itu.