Ayah Khuwailid Mustafa 'Ngarep' Anaknya Dipanggil Timnas Indonesia
(jersey kuning)

NOBARTV NEWS – Satu lagi talenta muda asal akan segera berseragam Timnas . Ia adalah . Menurut pengakuan sang ayah, pemain kelahiran Aceh, 29 Januari 2000 itu sangat ingin membela Timnas .

Melansir laman transfermarkt, merupakan warga negara Qatar. Ia tiba di Qatar bersamaan dengan orangtuanya ketika usianya menginjak 6 tahun. Di sana, ia menemukan bakatnya di bidang sepak bola.

Qatar merupakan salah satu negara dengan perkembangan sepak bola yang amat pesat. Qatar bahkan masuk dalam deretan liga terbaik di Asia. Bukan hanya itu, Qatar masuk dalam pot 1 untuk drawing . Pot 1 menandakan bawah tim tersebut sejajar dengan tim-tim raksasa di benua Asia. Australia, , , Korea Selatan, dan Qatar adalah lima raja Asia.

Perkembangan sepak bola Qatar semakin pesat setelah resmi menjadi tuan rumah . Ini menjadi sebuah prestasi membanggakan bagi negara dengan kekayaan yang tak pernah mengurang.

Berita Terkait:  Ronaldo Kwateh, Pemain Termuda Indonesia Sepanjang Sejarah yang Cetak Gol di Ajang SEA Games

Namun kegemilangan Qatar tidak membuat Khuwailid Mustafa gamang. Ia justru ingin membela negara kelahirannya. Namun hal itu tentu tidak mudah. Karena ia telah berstatus sebagai warga negara di sana – sehingga prosedur yang dilalui tentu akan lebih rumit.

Ayah Khuwailid Mustafa yakni Mustafa Ibrahim mendukung penuh jika anaknya menjadi warga negara Indonesia.

“Insya Allah, Insya Allah, semoga saja ya. Tapi, kami masih menunggu surat resminya dahulu, karena baru tanya-tanya,” papar sang ayah, hari ini.

Saat ini, Khuwailid tercatat sebagai pemain Qatar SC – salah satu kontestan di Liga Qatar. Ia berposisi sebagai seorang gelandang.

Lebih lanjut, pihak mengaku belum memiliki rencana untuk memanggilnya. Menumpuknya stok gelandang membuat federasi tertinggi di Indonesia itu tidak menaruh perhatian khusus kepada Khuwailid Mustafa. Terlebih, sudah ada sosok gelandang hebat lainnya di sektor tengah Timnas Indonesia. , Marselino Ferdinan, Rachmat Irianto, , dan beberapa pemain lainnya yang tak kalah hebatnya dengan nama-nama yang disebut di atas. Bahkan, salah satu calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Shayne juga akan segera berseragam Timnas Indonesia. Selain lihai sebagai bek sayap, juga bisa diposisikan sebagai seorang gelandang.

Berita Terkait:  Sandy Walsh Main Penuh, KV Mechelen Dipermalukan Royal Antwerp 0 – 2

Salah satu Exco yang bertugas mengurus proses naturalisasi, Hasani Abdulgani mengaku sampai saat ini tidak ada pembicaraan khusus terkait Khuwailid. Hasani memang sempat bertemu dengan ayah Khuwailid. Namun tidak ada perbincangan terkait proses naturalisasi tersebut.

“Tidak, saya hanya berkomunikasi sama Ayahnya. Sebab Ayahnya ternyata sepupu teman baik saya,” ujar Hasani tahun lalu.

“Tidak ada (obrolan mengenai timnas dengan ahmad al-khuwailid). Hanya sebatas karena kami ternyata satu kampung aja,” tutup Hasani.