Haruna Soemitro
Haruna Soemitro

NOBARTV NEWS – Berita sepak bola kini mulai dibanjiri statement dari bernama Haruna Soemitro yang mengatakan Shin Tae-Yong tersinggung setelah dapat kritik di rapat bersama bahkan assisten buka suara.

Shin Tae Yong merasa itu bukan kritik, namun seperti ngerecoki dirinya.

Shin Tae-Yong sendiri tujuannya adalah ingin mengubah sistem sepak bola Indonesia, bukan hanya sekedar prestasi dan prestasi.

berkebangsaan Selatan itu yakin dengan sistem yang bagus maka sepak bola Indonesia akan bagus dan prestasi akan semakin mudah untuk didapatkan.

Namun bagi Exco PSSI yaitu Haruna Soemitro prestasi adalah tolak ukur sebuah kesuksesan.

“Shin Tae-yong tersinggung, seolah-olah kami ngerecoki dia,” ujar Haruna.

“Saya bilang, ini kritik untuk diskusi mencari jalan keluar bersama-sama. Bukan ngerecoki, tetapi berusaha mencari jalan untuk meraih prestasi,” tuturnya.

Bahkan Shin Tae-Yong dan jajarannya memilih untuk deadlock dalam rapat tersebut, dirinya memilih untuk segera ke Bali memantau para pemain yang akan dimasukkan skuad .

“Deadlock, karena dia harus kejar pesawat ke Bali, nanti akan dirapatkan kembali di Bali,” tutur Haruna.

Shin Tae-Yong sebelum meninggalkan rapat, dirinya yang mendapat kritik mengatakan jujur bahwa dirinya sudah berupaya keras dengan mengurus Indonesia , hingga senior.

Namun hal itu dengan mudah dijawab oleh Haruna Soemitro bahwa itu adalah hal yang wajar, dalam bekerja ya memang berat.

“Namanya bekerja memang berat, makanya ada kritik kemudian diskusi untuk menemukan solusinya,” tandas Haruna dikutip dari JPNN.

Tidak lama berselang, kini assisten Shin Tae-Yong satu-persatu mulai bersuara melalui Instagramnya.

Screenshot Instagram Assisten Shin Tae-Yong
Screenshot Instagram Assisten Shin Tae-Yong

Assisten Shin Tae-Yong yaitu Yoo Jaehon dan Jeong Seok Seo mulai berani membuka suara mengenai situasi ini, Yoo Jaehon merasa lelah dengan apa yang ia dapatkan setelah rapat dan yang paling menghebohkan adalah Jeong Seok Seo yang secar gamblang mempertanyakan apakah ini masih bisa dilanjutkan.

Tentu sebuah kerugian yang amat besar apabila Indonesia kembali mencari pelatih baru, padahal bersama Shin Tae-Yong Timnas Indonesia sudah mulai berkembang.