Timnas Indonesia

Gawat! Pelatih Filipina Akui Dapat Ancaman Pembunuhan Jelang Hadapi Indonesia, Kenapa?



NOBARTV.CO.ID Pelatih Filipina dapat ancaman pembunuhan, Pelatih Filipina Tom Saintfiet mendapat ancaman pembubuhan jelang bertemu Indonesia di 2026. Dijadwalkan, kedua tim akan bertemu pada Selasa esok di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta.

Duel pamungkas grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan dihelat pada Selasa esok. Empat tim akan bertanding dalam dua pertandingan tersebut. Pertama, skuad Garuda akan menjamu Filipina sedangkan Vietnam akan dijamu oleh Irak.

Lewat dua pertandingan ini, dua tim yakni Vietnam dan Indonesia sama-sama memiliki peluang untuk lolos menemani Irak. Jadi, dari empat tim yang tergabung dalam grup F itu, hanya Irak yang sudah memastikan lolos ke putaran berikutnya (ronde ketiga). Sedangkan Indonesia dan Vietnam, keduanya akan bersaing untuk bisa lolos untuk menemani anak asuh Jesus Casas itu.

Untuk skuad Garuda, anak asuh Shin Tae-yong itu membutuhkan kemenangan atas Filipina. Dengan kemenangan atas Filipina, maka Vietnam tidak memiliki peluang untuk lolos karena faktor poin yang kini sudah didapatkannya. Indonesia baru meraih 7 poin dan bertengger di peringkat kedua sedangkan Vietnam di posisi ketiga dengan catatan 6 poin.

Baca Juga:  Persiapan Garuda Asia untuk Piala AFF U16 2024 Capai 75 Persen

Akan tetapi, peluang Indonesia ini bisa hangus jika mereka dikalahkan Filipina dan Vietnam menang dari Irak. Oleh karena itu, kedua tim telah mempersiapkan tim-nya dengan sangat baik. Adapun Filipina, kendati anak asuh Tom Saintfiet itu tidak memiliki peluang untuk lolos ke babak selanjutnya, namun mereka tetap berhasrat untuk mengalahkan Indonesia. Bahkan, sempat terjadi simpang siur terkait statement sang pelatih.

Gawat! Pelatih Filipina Akui Dapat Ancaman Pembunuhan Jelang Hadapi Indonesia, Kenapa?
Tom Saintfiet memimpin anak asuhnya (sumber: IG @theazkals)

Dikabarkan, Tom Saintfiet ingin mengalahkan Indonesia demi memudahkan Vietnam untuk lolos ke tahap berikutnya. Hanya saja, ia langsung membantah ucapan tersebut sebagai sesuatu yang tidak benar. Tapi sayang, ucapan sang pelatih berkebangsaan Belgia itu sudah terlanjur menyebar bahkan membuat dirinya mendapat teror hingga ancaman pembunuhan.

“Saat Vietnam, jurnalis bertanya, apa yang Anda pikirkan tentang tim Vietnam? Saya menjawab jawaban dari jurnalis Vietnam. Saya tidak mengatakan itu di media Filipina, saya tidak mengatakannya di media internasional,” ucap Tom Saintfiet.

Baca Juga:  Media Malaysia Soroti Sindiran Justin Hubner kepada Pemain Keturunan

“Jurnalis bertanya, saya berkata, oke, Vietnam memiliki kesempatan. Jika kita menang, dan kita akan mencoba untuk menang, kita tidak ingin menang karena Vietnam, kita ingin menang karena Filipina. Jika kita bermain di Filipina, jika Indonesia bermain di Argentina, mereka akan mencoba untuk menang. Jika kita bermain di Indonesia, kita akan mencoba untuk menang. Karena saya mendapat banyak reaksi dari suporter, dan saya mendapatkan bahkan beberapa ancaman,” tambah Saintfiet.

“Orang yang ingin membunuh saya, karena media menulis hal yang salah. Dan itu tidak baik. Saya mengikuti sepak bola Indonesia selama bertahun-tahun. Saya mengetahui pemain di sini,” ucapnya memungkasi.

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid