Tersandung Kasus Penipuan, Persiapan Neymar Jelang Piala Dunia 2022 Terganggu
Tersandung Kasus Jelang Piala Dunia

NOBARTV NEWS – Menjadi satu pemain yang tak tergantikan di dalam timnas , Jr kini malah dirundung masalah. Pasalnya bintang Paris Saint-Germain (PSG) ini tengah menghadapi kasus tuduhan penipuan yang mengharuskannya jalani persidangan.

Bahkan kabarnya persidangan tersebut harus dijalani sekitar sebulan sebelum Piala Dunia digelar. Seperti yang dilansir dari Goal International, akan jalani persidangan pada 17 Oktober mendatang.

Kasus Transfer Dari Santos ke Barcelona Biangnya

Diberitakan Neymar Jr akan menjalani persidangan pada 17 Oktober mendatang. Sidang tersebut akan membahas mengenai Neymar yang dituduh melakukan penipuan saat dirinya ditransfer dari Santos ke Barcelona.

Pihak yang menggugat Neymar adalah perusahaan investasi asal , DIS. Mereka menggugat Neymar karena dianggap telah terjadi penipuan dalam proses transfernya ke Barcelona.

Barcelona disebut mendatangkan Neymar dari Santos dengan biaya 17,1 juta euro (Rp259,2 miliar). DIS yang memiliki 40 persen atas hak Neymar selama di Santos merasa uang yang terlibat dalam kesepakatan itu harusnya lebih besar.

Berita Terkait:  Intip Persaingan di Grup F Piala Dunia 2022, Duo Eropa Bisa Melenggang Mulus

Kasus Neymar dari Barcelona menuju Santos pun ikut menyeret presiden klub Barca pada saat itu yaitu Sandro Rosell. Ia terseret dalam kasus itu setelah mengaku jika Barca membayar lebih untuk datangkan Neymar.

Tepatnya 86,2 juta euro (Rp1,3 triliun) dengan 40 juta euro (Rp606,4 miliar) di antaranya diberikan kepada keluarga Neymar. Dari fakta Rosell, Barca ternyata memang membayar lebih untuk dapatkan Neymar.

Kasus Ini Menggangu Persiapan Neymar jelang Piala Dunia

Kasus kepindahan Neymar Jr dari Santos ke Barcelona yang berlangsung berlarut-larut kini membawa masalah baru bagi sang pemain. Pasalnya persidangan atas kasus penipuan ini diagendakan sebulan sebelum gelaran Piala Dunia 2022 di mulai.

Dalam persidangan nanti Neymar sendiri akan dituntut hukuman penjara selama 2 tahun. Dengan tambahan denda 10 juta euro (Rp151,6 miliar). Namun pihak Neymar dikabarkan sudah memiliki dalil yang kuat untuk memenangi kasus ini.

Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dari kasus yang menimpa bintang ini, semoga segala persiapan sang pemain tak terganggu dan ia dapat tampil bersama Brasil di gelaran Piala Dunia yang akan berlangsung November mendatang.