NOBARTV NEWS – Al Janoub Stadium jadi salah satu venue kebanggaan masyarakat jelang putaran Piala Dunia November mendatang, bentuknya yang cukup unik kiranya mampu membius para penggemar sepakbola yang datang kesana.

Lokasinya berada paling selatan dibandingkan tujuh stadion lainnya. Al Janoub Stadium sendiri jadi stadion kedua tercepat yang selesai dibangun untuk menyambut Piala Dunia . Stadion ini dapat menampung sampai dengan 40.000 orang.

Profil Al Janoub Stadium

Intip Pesona Al Janoub Stadium Venue Piala Dunia 2022, Desainnya Sempat Tuai Kontroversi
Al Janoub Stadium

Mengutip dari laman Wikipedia, stadion Al Janoub sebelumnya dikenal sebagai Stadion Al Wakrah adalah stadion sepak bola di Al-Wakrah, yang diresmikan pada 16 Mei 2019. Ini adalah stadion kedua yang pengerjaannya rampung terlebih dahulu untuk persiapan Piala Dunia 2022.

Stadion ini memiliki desain lengkung postmodernis dan neo-futuris. Tampilan atapnya terinspirasi oleh layar perahu tradisional Dhow, yang digunakan oleh penyelam mutiara dari wilayah tersebut untuk mengarungi arus Teluk Persia.

Jelang putaran Piala Dunia Kapasitas stadion Al Janoub akan ditambah menjadi 40.000 kursi, dan diperkirakan akan berkurang setengahnya menjadi 20.000 setelah Piala Dunia 2022 berakhir.

Berita Terkait:  Flashback Piala Dunia: 3 Gol Kontroversial Yang Sulit Dilupakan Dalam Gelaran Piala Dunia

Rencana pembangunan stadion sudah mengemuka pada tahun 2014, tetapi pengerjaannya baru berjalan serius di tahun 2016. Bukan hanya awal pengerjaannya yang molor, tetapi penyelesaiannya juga. Sempat dijadwalkan tuntas pada tahun 2018, ternyata baru bisa digunakan pada tahun 2019.

Pertandingan resmi pertama yang terjadi di stadion ini adalah partai Emir Cup 2019 antara Al Sadd vs Al-Duhail. Selanjutnya, partai AFC Champions League 2020 antara Persepolis vs Ulsan Hyundai.

Desainnya Sempat Mengundang Kontroversi

Desain stadion yang dirilis Zaha Hadid Architechts sebagai perusahaan yang memenangkan tender pembangunan stadion sempat menuai kontroversi. Desain awalnya dianggap menyerupai bagian vital perempuan, bahkan media barat menjulukinya sebagai ‘vagina stadium’.

Eksterior atap yang bergelombang secara simetris dengan lubang yang terbuka di bagian tengah jadi alasan julukan itu disematkan. Namun, sang arsitek bernama Zaha Hadid membantah anggapan tersebut.

Menurutnya, desain yang digunakan untuk stadion ini terinspirasi dari perahu tradisional bernama Dhow. Perahu ini digunakan oleh mayoritas masyarakat kota Al Wakrah yang pergi mencari ikan dan mutiara di Laut Merah.

Berita Terkait:  Live Streaming Portugal vs Turki, Babak Play-Off Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa

Al Janoub Stadium diharapkan dapat mengingatkan sejarah peradaban Al Wakrah yang tidak lepas dari laut. Kota ini bahkan punya julukan sebagai ‘Desa Mutiara’.

Jadwal Pertandingan

Sesuai jadwal, Al Janoub Stadium direncanakan menggelar total tujuh pertandingan di Piala Dunia 2022. Rinciannya adalah enam pertandingan di babak penyisihan dan satu pertandingan babak gugur 16 besar, berikut informasinya.