Fakta dan Data Piala AFF U-19 2022 : Indonesia Tak Terkalahkan, Brunei Tim Pesakitan
Muhammad Ferrari

NOBARTV NEWS – Piala telah usai. Timnas muda Harimau Malaya (julukan Timnas Malaysia) keluar sebagai juara usai tundukkan Timnas Laos 2 – 0 di partai final. Berbagai rekor dan fakta menarik terhimpun sepanjang turnamen. Apa saja? Berikut ulasannya!

1. Indonesia Jadi Tim Paling Produktif

Timnas asuhan Shin Tae-Yong menjadi tim paling produktif sepanjang turnamen – meski hanya bermain hingga putaran grup saja. Dari lima penampilan di fase grup, skuad Garuda muda sukses mengemas 17 gol dan hanya kebobolan 2 gol saja.

Timnas berhasil menjadi tim produktif kedua dengan menorehkan 13 gol dan disusul Timnas Myanmar dengan 12 gol.

2. Indonesia Tim Tak Terkalahkan

Dari lima pertandingan fase grup, Timnas Indonesia tidak pernah mengalami kekalahan. Skuad Garuda muda imbang dua kali tatkala melawan dan – serta menang tiga kali ketika bertemu Myanmar, Filipina, dan Brunei Darussalam.

3. Brunei Darussalam Tim Pesakitan

Tergabung di grup A Piala , Brunei finis di posisi buncit klasemen akhir. Lebih tragisnya lagi, gawang mereka selalu menjadi lumbung gol tim lawan.

Berita Terkait:  Jelang Final Piala AFF U-16, Pelatih Vietnam Ketar Ketir Siapkan Mental Pemain Hadapi 30.000 Suporter Tuan Rumah

Brunei selalu kalah dalam lima pertandingan di fase grup. Bahkan, mereka tidak bisa mencetak satu gol pun dan telah dibobol sebanyak 25 kali oleh lawan-lawannya. Timnas Indonesia sendiri berhasil mencetak 7 dari total 25 gol yang masuk ke gawang Brunei Darussalam.

4. Jumlah Penonton Rata-rata 3 Ribuan per Pertandingan

Untuk event sepak bola sekelas Piala AFF yang diikuti oleh pemain muda, Piala edisi tahun ini termasuk event yang ditonton oleh banyak orang.

Event yang digelar di Indonesia juga menjadi nilai tambah kenapa penonton bisa membludak. Sepak bola menjadi magnet yang tak terlepaskan dari rakyat Indonesia.

5. Diraih oleh Pemain  

Timnas Indonesia U-19 menyumbangkan dua pemainnya untuk masuk dalam jajaran top skor Piala AFF U-19. dan berhasil mengemas masing-masing 4 gol. Pemain Laos, Peter Phanthavong juga mencetak gol dengan jumlah yang sama yakni 4.

Sedangkan top skorer diraih oleh pemain Vietnam, Nguyễn Quốc Việt dengan raihan 5 gol.

Berita Terkait:  Indonesia vs Myanmar: Live Streaming & Prediksi Skor, Semifinal Piala AFF U-16 2022

6. 87 Gol Sepanjang Turnamen

Dari total 27 pertandingan dari fase grup hingga babak final, jumlah gol yang berhasil diciptakan amat fantastis. Total, ada 87 gol yang menghiasi turnamen ini atau 3,22 gol per pertandingan.

7. Kontroversi Asal Indonesia

asal Indonesia, Aprisman Aranda sempat melakukan blunder ketika memimpin pertandingan antara Timnas Kamboja melawan Laos. Pada menit ke-76, Kamboja mencetak gol ke gawang Laos – dibuktikan dengan bola yang sudah melewati garis gawang. Sayang, pelatih asal Indonesia itu menganggap bola tidak masuk.

AFF selaku penyelenggara telah meminta maaf usai insiden tersebut.

8. Pertandingan yang Kontroversi

Laga terakhir antara (fase grup) melawan Vietnam sempat menjadi trending topik karena pertandingan tersebut terindikasi match fixing. Pasalnya, keduanya tidak memeragakan permainan fair play demi mendapatkan jatah lolos ke babak semifinal Piala AFF U-19 .

Sayang, keduanya gagal di babak semifinal karena takluk dari lawan-lawannya. dibungkam Laos 2 – 0 sedangkan Vietnam dipermalukan Malaysia 3 – 0.