Timnas Indonesia

Media Vietnam Sebut STY sebagai Pelatih Korea Selatan Terburuk!

NOBARTV NEWS – Untuk kedua kalinya sejak kedatangannya di Indonesia, STY gagal membawa skuad Garuda sebagai juara di Piala AFF. Tadi malam, Marc Klok dkk tumbang di markas Vietnam. Media Vietnam pun mengungkit kinerja sang pelatih ketika masih menangani Timnas Korea Selatan. Menurutnya, Shin adalah pelatih terburuk yang pernah menjadi nakhoda Taeguk Warriors.

Kritik serta sindiran yang diberikan beberapa media kepada Shin bukanlah tanpa alasan. Sebelum pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2022 melawan Vietnam, STY mengunggah beberapa video brutal yang dilakukan oleh bek lawan. Selain itu, di berbagai media, Shin terlalu memancarkan kepercayaan diri berlebih jelang pertandingan tersebut.

Shin menyebut level Timnas Indonesia sama dengan Vietnam. Sang pelatih juga mengatakan kalau skuad Garuda tak memiliki kesulitan jelang berduel dalam leg kedua tersebut. Ucapan-ucapan Shin juga diiringi dengan aksinya bersama pelatih Vietnam Park Hang-seo beberapa waktu lalu. Saat itu, kedua pelatih tersebut tidak bersalaman usai pertandingan.

Hal itu yang kemudian membuat beberapa media Vietnam gerah dan menyerangnya. Bahkan, salah satu media setempat membahas kinerja Shin Tae-yong ketika membersamai skuad Korea Selatan. Menurutnya, Shin adalah pelatih terburuk Korea Selatan yang pernah menangani tim berjuluk Taeguk Warriors itu. Padahal, korelasi antara kinerja Shin di Timnas Korea dan Indonesia adalah dua hal yang berbeda. Tak patut dan pantas untuk dijadikan perbandingan.

Dalam judul artikel yang dimuat oleh Bongda, redaksi menulis, “Pelatih Shin Tae-yong memiliki rekor terburuk dalam sejarah Korea.”

Dilansir dari transfermarkt, Shin sudah membersamai skuad Korea Selatan sejak tahun 2014. Namun dirinya resmi menjadi pelatih kepala sejak 2016 hingga 2018. Jadi, dalam kurun waktu sebelum diangkat sebagai pelatih kepala, Shin menjabat sebagai asisten pelatih dan pelatihan ad-interim.

Puncak karir kepelatihan Shin adalah ketika menangani dkk di 2018. Sayang, saat itu, wakil Asia tersebut tak mampu meloloskan diri dari fase grup. Namun setidaknya, mereka berhasil membuat kejutan karena menyingkirkan juara bertahan (juara 2014).

Terlepas dari hasil membanggakan karena sukses mengalahkan , namun Shin meninggalkan catatan buruk di tahun tersebut (2017-2018). Selama kurun waktu satu tahun itu, Korea Selatan telah memainkan 21 pertandingan di bawah kepemimpinannya. Dan hasilnya, jumlah kemenangan yang diraihnya masih lebih sedikit daripada kemenangan. Hal itu yang menjadikan media Vietnam itu menyebutnya sebagai pelatih terburuk Korea Selatan.

“Shin Tae-yong adalah pelatih dengan kemenangan terendah dalam sejarah pelatih kepala Korea. Ia hanya meraih tingkat kemenangan bersama Korea sekitar 33,33 persen saja,” tulis Bongda.

Photo of Lalu Getar

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

11 Comments

  1. Memang harus diakui kualitas Vietnam jauh diatas Indonesia, hal tersebut jelas terlihat diatas lapangan cara mereka mengumpan bola, mengatur ritme permainan, ataupun pintar dalam memanfaatkan peluang, hal tersebut tidak terlepas dari baiknya pengelolaan liga domestik