Timnas Indonesia

Kocak! Eks Ketum PSSI Sebut Lebih Susah Atur Pengurus daripada Para Atlet!

NOBARTV NEWS – Pernyataan mengejutkan lagi-lagi keluar dari eks Ketua Umum PSSI. Sebelumnya, Nurdin Halid menyebut bergabung ke PSSI bagaikan masuk ke gua yang dipenuhi anjing gila. Dan kemarin, eks Ketum PSSI lainnya Edy Rahmayadi mengatakan kalau menjadi pimpinan di PSSI itu sangat sulit. Bahkan lebih sulit mengatur pengurus daripada para atletnya.

Sebagaimana diketahui, sudah satu minggu lebih KLB PSSI dilakukan. Lewat KLB tersebut, Erick Thohir selaku Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) terpilih (sebagai Ketum PSSI) secara mutlak setelah mengantongi 64 suara. Ia unggul telak dari pesaing terdekatnya yakni (22) dan Arif Putra Wicaksono (0) serta Doni Setiabudi (0).

Dan kini, setumpuk agenda dan segudang harapan menanti Erick Thohir dan para jajarannya. Untuk diketahui juga, dua Wakil Ketua Umum PSSI yang terpilih adalah Ratu Tisha dan Zainudin Amali. Sedangkan dari 12 anggota Exco, 6 di antaranya merupakan wajah baru dan 6 lainnya merupakan pengurus yang lama.

Sejak diresmikan sebagai Ketum PSSI, Erick Thohir sudah bergelirya dari satu tempat ke tempat yang lain. Ia sudah pernah bertemu dengan wasit yang terdampak oleh dihentikannya kompetisi, lalu melakukan rapat dengan Kapolri serta terkait pemberantasan mafia bola di Indonesia. Selain itu ia juga sudah bertemu dengan RI Joko Widodo. Keterangan termutakhir adalah ia diajak oleh sang RI Joko Widodo untuk meninjau lokasi yang akan dijadikan tempat dibangunnya training center untuk .

Berbagai tugas berat itu masih akan terus menerus untuk ia lakukan. Setidaknya, jika Erick tak memiliki kendala apapun dalam masa jabatannya di PSSI, ia akan terus menjadi ketua untuk Federasi Sepak Bola tertinggi di Indonesia itu sampai tahun 2027. Sebab beberapa Ketua Umum PSSI sebelumnya tak semuanya bisa menyelesaikan tugasnya hingga akhir. Ada yang tersandung kasus korupsi, ada yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah di suatu provinsi, dan adapula yang dituntun untuk segera mengakhiri kepemimpinan seperti yang dirasakan oleh Mochamad Iriawan kemarin ini.

Meskipun demikian, para petinggi PSSI itu sudah memiliki pengalaman yang lumayan banyak di PSSI. Oleh sebab itu, ketika Erick terpilih beberapa waktu lalu, berbagai komentar diberikan oleh mereka. Seperti Nurdin Halid misalnya. Pria yang menjabat sebagai Ketua Umum PSSI sejak tahun 2003 sampai 2011 itu menyebut masuk ke PSSI bagaikan seperti sedang memasuki gua yang dalam. Di sana, ada anjing gila dan berbagai hal lainnya.

Dan baru-baru ini, Ketua Umum PSSI ke-16 Edy Rahmayadi juga memberikan komentarnya. Katanya, menjadi pemimpin di PSSI itu sangat sulit. Bahkan kata Edy, lebih sulit mengatur pengurusnya daripada atletnya (pesepakbola).

“Jadi PSSI ini, lebih susah mengatur pembinanya (pengurus) daripada atletnya,” kata Edy Rahmayadi.

“Nah ini, pembinanya (pengurus) angin segar dan mayoritas orang-orang baru. Kenapa saya bilang begitu? Karena saya pernah menjadi ketua PSSI,” tambah Edy Rahmayadi lagi.

“Ada kesulitan pasti, pasti kesulitan karena menyesuaikan kemauan atlet dan pembinaan secara utuh. Ini artinya, statuta yang diatur oleh FIFA.”

“Mudah-mudahan Pak Erik Thohir, Zainudin Amali bisa melakukan pembinaan 277 juta penduduk kita. Bisa mendapat atlet-atlet terbaik. Karena PSSI, adalah perekat anak bangsa,” jelasnya menutupi.

Photo of Lalu Getar

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

21 Comments