Timnas Indonesia

Fakta Striker Burundi Saido Berahino: Pernah Duel dengan Jordi Amat dan Setim dengan Sandy Walsh

NOBARTV NEWS – Pada FIFA Matchday Maret ini, pelatih Timnas Burundi Etienne Ndayiragije resmi memanggil 30 pemain jelang laga tandangnya ke markas . Menariknya, salah satu pemain yang dibawanya yakni Saido Berahino memiliki kenangan bersama dua punggawa . Apa itu?

Sebagaimana diketahui, Federasi Sepak Bola Burundi akhirnya mencapai kata sepakat dengan PSSI untuk mempertemukan dua tim nasionalnya di ajang FIFA Matchday Maret ini. Direncanakan, pertandingan antara wakil Afrika dan Asia itu akan dilangsungkan di Indonesia. Dikatakan pula, laga tersebut akan tersaji dalam dua laga.

Hal itu telah dikonfirmasi langsung oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam laman resmi PSSI.

“Setelah ditunggu hingga malam ini akhirnya PSSI memutuskan timnas Indonesia akan melawan Burundi dan mereka sudah siap datang ke Indonesia,” di Erick Thohir dalam laman resmi pssi.org.

Dua laga tersebut akan disajikan pada tanggal 25 dan 28 Maret 2023. Untuk venue sendiri, PSSI selaku pelaksana belum memastikan di mana.

Sekedar informasi, Timnas Burundi saat ini berada di peringkat 141 dunia. Posisi tersebut jauh lebih baik dari Timnas Indonesia yang hanya berada di peringkat ke-151. Oleh sebab itu, kemenangan atas Timnas Burundi nanti dipastikan akan mendongkrak posisi Timnas Indonesia di rangking FIFA.

Akan tetapi, bukan hal yang mudah untuk mengalahkan mereka. Terlebih, baru-baru ini, sang pelatih Etienne Ndayiragije memanggil beberapa pemain bintangnya. Ada 9 pemain depan yang dipersiapkan skuad Burundi jelang lawatannya ke markas Indonesia. Mereka adalah Saido Berahino, Bonfils-Caleb Bimenyimana, Hussein Shabani, Mohamed Amissi, M. Aaron, B. Richard, Cedric Amissi, E. Kamsoba, Irakoze Donasiyano.

Menilik daftar striker tersebut, menarik untuk melihat sosok Saido Berahino.

Ternyata, sebelum memutuskan untuk membela Timnas Burundi, Saido Berahino sudah pernah memperkuat Timnas Inggris di berbagai kelompok umur. Pemain kelahiran 4 Agustus 1993 ini pernah tampil untuk Timnas Inggris U-16, U-17, U-18, U-19, U-20, hingga U-21. Namun untuk tim senior, Saido tak pernah mencatatkan caps.

Adalah hal yang wajar jika pemain kelahiran Bujumbura 29 tahun silam ini membela berbagai kelompok umur Timnas Inggris. Sebab diketahui, di masa mudanya ia sudah membela tim muda klub Inggris seperti West Bromwich Albion U-18.

Setelah itu, ia juga pernah membela beberapa tim lainnya di tanah Inggris seperti Northampton, Brentford, , Stoke City, hingga Sheffield Wednesday.

Menariknya, di tanah Inggris pula ia memiliki kenangan dengan salah satu pemain Timnas Indonesia Jordi Amat. Saat itu, duel keduanya terjadi ketika Jordi masih membela tim Liga Premier Inggris Swansea City, sedangkan Saido Berahino tampil untuk West Bromwich Albion.

Duel tersebut beberapa kali tersaji namun keduanya baru saling duel dan berjumpa secara penuh ketika Swansea menjadi tuan rumah di ajang Liga Premier Inggris. Laga tersebut tersaji pada tanggal 30 Agustus 2014.

Menariknya, Saido Berahino dan Jordi Amat tampil sejak menit pertama. Bahkan, keduanya bermain penuh di laga tersebut. Namun tim Jordi Amat lah yang memenangkan pertandingan dengan skor akhir 3-0. Striker Timnas Burundi itu tak mampu melewati lini bertahan yang salah satunya dijaga oleh Amat. Adapun tiga gol tersebut dicetak dari brace Nathan Dyer dan satu gol lainnya oleh Wayne Routledge.

Kenangan lainnya yang juga dicatat Saido Berahino dengan pemain Timnas Indonesia yakni terjadi ketika sang striker memperkuat klub Belgia Zulte Waregem di tahun 2019 lalu.

Seperti diketahui, sebelum membela KV Mechelen, Sandy pernah bermain untuk Zulte Waregem. Pada musim 2019/2020, Saido Berahino dan menjadi rekan untuk tim Belgia Zulte Waregem. Namun satu musim berikutnya, kebersamaan tersebut berakhir karena Sandy tak diperpanjang kontraknya oleh klub tersebut. Sementara itu Saido Berahino tetap bermain untuk Zulte Waregem.

Jika sekiranya Sandy Walsh dan Jordi Amat bertemu dengan Saido Berahino di FIFA Matchday mendatang, kira-kira, mampukah dua bek naturalisasi Timnas Indonesia itu menghalau striker yang saat ini bermain untuk klub Liga Siprus AEL Limassol itu?

Photo of Lalu Getar

Lalu Getar

Seorang penikmat kopi dan fans layar kaca Real Madrid

3 Comments