Satu Bulan Tragedi Kanjuruhan, Iwan Bule Akui Kena Mental & Masih Bersedih

Satu Bulan Tragedi Kanjuruhan, Iwan Bule Akui Kena Mental & Masih Bersedih

NOBARTV NEWS – Ketua Umum Mochamad Iriawan akhirnya lebih terbuka soal Tragedi Kanjuruhan. Dalam kunjungannya ke gedung Transmedia kemarin, pria yang biasa disapa Iwan Bule itu mengakui dirinya mengalami tekanan mental.

Diketahui, satu bulan yang lalu, terjadi tragedi mengerikan di sebuah pertandingan sepak bola di markas FC, Kanjuruhan. Saat itu, FC tengah menjamu rivalnya dalam lanjutan BRI .

kuis tebak skor 21 s/d 23 Januari

 

Sayang, di depan pendukungnya sendiri, FC menelan kekalahan dengan skor akhir 3-2. Kekalahan tersebut kemudian menyulut emosi suporter tuan rumah. Usai laga, ratusan kemudian bertambah menjadi ribuan suporter turun ke lapangan. Mereka memprotes kekalahan yang dialami oleh tim yang didukungnya.

Kondisi chaos pun terjadi. Di satu sisi, suporter mengkalim bahwa mereka tidak melakukan tindak anarkis di dalam lapangan. Namun di sisi lainnya, aparat keamanan dalam hal ini kepolisian mengaku melihat secara jelas terjadinya aksi anarkis oleh oknum suporter.

Hal itu kemudian membuat aparat keamanan menembakkan gas air mata yang mengakibatkan ribuan orang terbirit-birit menyelamatkan diri. Dalam proses menyelematkan diri tersebut, mereka (suporter) berusaha keluar demi terbebas dari gas air mata. Sayang, ketika hendak keluar, mereka saling injak sehingga mengakibatkan ratusan jiwa melayang. Belum lagi ditambah dengan ratusan orang yang masih dirawat hingga saat ini.

Berita Terkait:  Live Streaming PSM Makassar vs Persela, BRI Liga 1 Pekan 31, Laga Hidup Mati Persela

Atas kejadian mengerikan tersebut, pihak kepolisian telah menetapkan enam tersangka. Mereka adalah Akhmad Hadian Lukita, Media Officer Suko Sutrisno, Panpel Arema , serta tiga orang dari unsur kepolisian.

Sejak saat itu sampai detik ini, banyak pihak – terutama netizen yang meminta Iriawan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum . Pria yang biasa disapa Iwan Bule itu disebut sebagai satu pihak yang harus bertanggungjawab. Bahkan, tim investigasi yang dibentuk oleh pemerintah yakni TGIPH memberikan rekomendasi agar Ketua Umum beserta jajarannya untuk mundur sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Hingga satu bulan sejak kejadian tersebut, Iwan Bule pun angkat bicara. Sebelumnya ia terkesan angkuh karena enggan untuk melepas jabatannya, namun kini ia lebih legowo. Ia juga menerima desakan banyak orang untuk segera melakukan () PSSI.

Dalam kunjungannya ke gedung Transmedia kemarin, Iriawan blak-blakan dengan kondisi sesungguhnya saat ini.

“Tidak ada [tekanan dari pihak luar]. Kinerja tim media saya yang PSSI yang kurang. Saya kan harusnya proaktif ke sana ke sini,” jelas Iriawan.

Berita Terkait:  Live Streaming Persipura vs Madura United BRI Liga 1 Pekan 22 Sore Hari Ini

“Saya juga wajarlah dalam kejadian itu [Tragedi Kanjuruhan] mental saya tertekan dari luar. Pastilah,” ujarnya menambahkan.

Iriawan juga merasa sedih dan terpukul dengan tragedi tersebut. Ia tidak menyangka di zaman kepempimpinannya, ada kejadian seperti itu.

“Saya sedihlah. Kok zaman saya ada begini,” tutup purnawirawan Polri bintang tiga itu.

Join situs Komunitas Fans Bola NOBARTV.CO.ID - Ada beragam Kuis Tebak Skor (KTS) setiap akhir pekan & even berhadiah jutaan rupiah setiap bulannya [ DAFTAR ]. Cek informasi lebih lanjut : cara mendapatkan poin, klasemen poin bulan ini , pemenang even Oktober

Related Articles

Responses