Presiden FIFA Gianni Infantino Akhirnya Buka Suara Soal Tragedi Kanjuruhan, Berikut Tanggapannya!

Presiden FIFA Gianni Infantino Akhirnya Buka Suara Soal Tragedi Kanjuruhan, Berikut Tanggapannya!

NOBARTV NEWS – Federasi Sepakbola Dunia atau akhirnya angkat suara terkait tragedi mengerikan yang terjadi di Kanjuruhan semalam. Usai pertandingan antara Arema FC vs Surabaya, ribuan suporter tuan rumah tumpah ke hingga menimbulkan kerusuhan yang mengakibatkan ratusan jiwa melayang.

Sebelumnya, beberapa media luar negeri memberitakan kejadian mengerikan tersebut. Media seperti , The Guardian Inggris, hingga Amerika Serikat seperti mengabarkan berita duka itu. Belum lagi dengan beberapa federasi sepakbola tetangga yang menyampaikan dukacita atas kejadian yang menimpa suporter Arema atau biasa disebut .

kuis tebak skor 21 s/d 23 Januari

 

Selain korban jiwa yang menimpa warga sipil, dua di antara korban yang meninggal adalah aparat . Kuat diduga kematian itu diakibatkan oleh para suporter yang berdesakan menuju pintu keluar demi menghindari gas air mata yang ditembakkan aparat demi membubarkan masa.

Dan kini, banyak orang menerka bahwa akan kembali dibanned oleh . juga terancam gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Jika Piala Dunia U-20 saja terancam gagal, apalagi dengan peluang untuk menjadi tuan rumah 2023, hal itu dipastikan pupus.

Berita Terkait:  Tiga Klub Penyumbang Terbanyak Jelang Piala Asia U-20 2023, Persija 9 Pemain!

Melalui sang presiden Gianni Infantino, FIFA akhirnya memberikan statementnya. Melalui rilis resmi yang dikeluarkan lewat webnya, FIFA.com, sang presiden memberikan komentarnya.

“Dunia sepak bola sedang dihebohkan menyusul insiden tragis yang terjadi di Indonesia pada akhir pertandingan antara Arema FC dan Surabaya di Kanjuruhan.”

“Ini adalah hari yang gelap bagi semua yang terlibat dalam sepak bola dan sebuah tragedi di luar pemahaman. Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga dan teman-teman para korban yang kehilangan nyawa setelah insiden tragis ini. Bersama FIFA dan komunitas sepak bola global, semua pikiran dan doa kami bersama para korban, mereka yang telah menjadi korban. terluka, bersama rakyat Republik Indonesia, Konfederasi Sepak Bola Asia, Persatuan Sepak Bola Indonesia, dan Liga Sepak Bola Indonesia, pada saat yang sulit ini.”

Tragedi Kanjuruhan menjadi daftar kelam kematian sepakbola sepanjang sejarah di Indonesia dan menjadi yang kedua di dunia. Tragedi di Stadion Nasional, Peru menjadi tragedi terbesar sepanjang sejarah. Saat itu, pada tanggal 24 Mei 1964, 328 jiwa melayang di stadion tersebut.

Join situs Komunitas Fans Bola NOBARTV.CO.ID - Ada beragam Kuis Tebak Skor (KTS) setiap akhir pekan & even berhadiah jutaan rupiah setiap bulannya [ DAFTAR ]. Cek informasi lebih lanjut : cara mendapatkan poin, klasemen poin bulan ini , pemenang even Oktober

Related Articles

Responses