Teddy Tjahjono bersama Robert Rene Alberts
Teddy Tjahjono bersama

NOBARTV NEWS –  saat ini menempati posisi ketiga dengan 40 point hanya berbeda 3 angka dari pemuncak klasemen yaitu , namun suporter merasa Robert Rene Alberts tidak cocok melatih Persib Bandung dan suporter ingin sang tersebut keluar dari klub.

Meski banyak desakan dari suporter, namun direktur Persib Bandung Teddy Tjahjono mengatakan bahwa Persib Bandung akan tetap menggunakan Robert Rene Alberts sebagai pelatih, menurutnya kinerja pelatih tersebut masih baik.

“Tapi sampai minggu ini () masih aman. Kami belum kepikiran sampai sana (menghentikan), karena dari 20 pertandingan data statistik kinerja Robert masih baik,” kata Teddy Tjahjono usai acara “Sampurasun Persib” di Graha Persib, Bandung, Senin (24/1/).

Pak Teddy Tjahjono juga mengatakan dan menghimbau kepada para suporter Persib Bandung untuk mendukung dengan positif jangan mendukung dengan negatif.

“Kami dukung dengan positif, jangan mendukung dengan negatif,” tegas Teddy Tjahjono.

Pak Teddy Tjahjono juga menekankan bahwa sepak bola butuh proses, dirinya mencontohkan Pep Guardiola yang dulunya hanya asisten lalu bisa menjadi pelatih dan membawa sukses dengan meraih banyak gelar juara, lalu pindah ke sang pelatih juga harus beradaptasi dahulu baru bisa memberikan juara.

“Dalam menjalankan suatu klub harus melihat semua itu (proses), seperti Manchester City ditangan Pep Guardiola berapa tahun baru bisa juara? Kemudian di Barcelona berapa tahun dia (bawa juara), bahkan dia dari asisten dulu,” kata Teddy.

“Di tahun 2020 sudah kelihatan, kami pernah bisa menang tiga kali berturut-turut, itu kan belum pernah terjadi, tapi karena keburu ada COVID sampai 1,5 tahun terhenti, sehingga kami harus mulai lagi walaupun dengan tim yang sama, tapi itu proses. Kami haurs lihat tim ini berproses,” lanjut Teddy.

Namun pak Teddy juga menegaskan bahwa manajemen akan melakukan evaluasi terus menerus, saat ini tim masih berproses.

“Jadi evaluasi terus-menerus berkesinambungan kami lakukan. Insya Allah bisa buat tim Perisb lebih baik. Tim ini masih di bangun, butuh proses, dan butuh perbaikannya. Namanya bekerja ada proses,” tegasnya.